“Autumn... Sure something dies... the way the leaves shrivel, dry out and drop off. but this is not an ending... It is a movement and a continuum.”
Tuesday, 23 December 2008
Lillahi ta'ala...
merasa jenuh
ingin gugur
dan jatuh,
ia berkata :"LELAH...!"
ada juga yang lelah
tubuhnya penat
tapi semangatnya kuat
ia berkata :"LILLAH...!"
karena Allah...ikhlaslah!!!
Tuesday, 16 December 2008
'PR'....???
1. Mengapa blog kamu bernama "indifadzati"...?
2. Mengapa blog kamu pakai template ini...?
3. Kejadian apa yang tak terlupakan dalam hidup mu?
4. Kirim PR ini ke 10 sahabat blogger!
penyelesaian:
1. indifadzati tu nama penaku (serasa penulis asli,hehe...) n rencananya (jika Allah berkenan...amiin) nama ini mo di anugerahkan u anakku tersayang (jika Allah mengamanahkan padaku seorang putri sholehah suatu saat, hoho...), eits....jgn salah ya??? indifadzati itu ada artinya yakni: motivasi dari dalam diri. agar diri selalu semangat n istiqomah u selalu beribadah padaNya...amiin. (gitu loh, keren kan???)
n, sekalian ngasih tau knp juga judul blog ini "be a mar'atus sholehah...from zero to hero...bismillahirrahmaanirrahiim?"
ehm...penjelasannya adl sbb:
from zero to hero....seperti yg dikatakan oleh pak ary ginanjar dlm buku ESQnya dan salim a fillah dlm 'zero to hero'nya...sebelum qt mjadi org yg luar biasa (hero) lbh dulu qt mzerokan diri... rumusnya sbb:
manusia : 0
Allah : 1
zero to hero : 1/0 : ~
zerokan diri qta dhadapan Allah, maka ia akan mberikan kekuatan lewat keMahaanNya
(insyaallah bener ya)
sesuai dg moto ku "KANZI AJZI....! sumber kekuatanku ada pd kelemahanku...! aq lemah, Allah Maha Kuat, sandaran n tumpuanq kpdNya akn smkn besar....Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billah..."
jd intinya...mengapa oh mengapa blog ini bernama seperti diatas (kpanjangan kalo ditulis ulang...hehe), karena eh karena....merusak pikiran (loh..loh..jd lagunya pakde roma irama nih,hehe....maaf pakde^_^)
ya karena untuk lebih mengingatkan dan memotivasi diri sendiri u mewujudkan cita2 selama ini..be a mar'atus sholehah..menjadi wanita sholehah, dg tlebih dahulu menzerokan diri dihadapan Rabbku...Allah SWT. doakan tercapai ya teman-teman (siapapun kalian yg mbaca tulisan ini)...amiin
2. aku mmg sengaja cr template yg warna ijo (warna kesukaan my idol-Rasulullah tercinta- otomatis jd warna kesukaanku^_^)
kalo background laut n pohon kelapanya...ya karena aku suka laut
kalo gambar kupu2nya...ya karena aku suka kupu-kupu
kalo gambar love bertebaran itu....ya karena aku suka love warna biru (abisnya bosen liat love warna merah melulu,hehe....(num...num...warna hati kan emang merah????)
ya intinya...apapun yg ada d blogku ini, yg itu karena aku suka...gitchu,hehe...
3. kejadian tak terlupakan dlm hidupku....adalah saat-saat bersama 'matahariku'... hiks....hiks...
4. iya...iya saya kirim ke...
* amel
* desi
* endol merendol
* ganis
* ina
* kak mus'ab
* leli
* nariez
* wanna
* dayang (saat ini msh dlm proses membuat blog,hehe....caiyo day!)
(tp ngirimnya gmana ya???,hehe)
Alhamdulillah...selesai nih PR, pdhl mah ya, ngenet hari ini planningnya ya mo cr bahan tugas, lah koq malah dapet PR, awas aja kalo ga dapet nilai 100 n nilai mutu A+...nia oh nia...sukses deh buat kolokiumnya...udah ya? (hehe...ga nyambung)
Monday, 15 December 2008
upin dan ipin
Sunday, 14 December 2008
love letter for me
Suatu kebahagiaan saat manusia menyayangimu, mencintaimu.
Tapi bersiaplah, jika suatu ketika kau akan merasakan pahitnya penolakan!
Tidak ada alasan untuk bersedih hati, karena setiap saat kau akan selalu dicintai.
Jika manusia tak mempedulikan perasaanmu, bahkan membencimu, itu bukan masalah besar.
Sebab, asalkan jalan yg kau tempuh adalah benar….maka Allah menyertaimu
Maka, berbahagialah untuk dirimu sendiri, sebab kau selalu dicintai.
"Fabiayyi aalaa i robbikumaa tukadzdzibaan?"
Berbahagialah, karena Rabbmu selalu mencintaimu setiap waktu, wahai orang-orang yang beriman...
Tahukah kau saudariku perbedaan bunga dan mutiara?
Tahukah kau saudariku perbedaan bunga dan mutiara?
Bunga dan mutiara sama-sama cantik. Tapi bunga akan cepat layu jika terkena terik matahari atau diganggu oleh tangan manusia atau binatang. Mudah dipetik lalu layu dengan cepat. Sedangkan mutiara tak pernah layu, tetap cantik selama-lamanya, tersembunyi dalam palung lautan, ia akan bersinar untuk yang berhak dan layak setelah menempuh pengorbanan yang besar, menyelam sampai dasar laut.
Kecantikan mutiara berkekalan, kecantikan bunga sementara….
Begitulah wanita saudariku….pilihlah menjadi bunga atau mutiara?
Pilihlah menjadi wanita yang mudah terlihat kecantikannya tapi mudah pula layu setelah mudah dipetiknya. Atau menjadi wanita yang terjaga kecantikannya, tersembunyi keindahannya tapi akan bersinar ketika yang berhak dan yang layak mendapatkannya setelah tak mudah pengorbanan untuk memperolehnya
Biarkan hati nuranimu memilihnya saudariku….biarkan ia memilihnya
puisi pembangun jiwa
cinta yang indah, pacaran yang indah akan membuat seluruh alam bertasbih n mendoakan kita.. cinta dalam pacaran yang terjalin setelah pernikahan.. setelah diikat secara halal oleh Allah SWT… intinya serahkan segalanya pada Allah karena hanya Dia yang tau yang terbaik buat kita....Let’s to pray and wish Allah gives the best for us..
untuk sekarang.......supaya ga zina hati, yuk ah.. jaga hati kita..
Ya Allah … Jagalah mujahidku untukku… dan begitu pula aku… Jagalah aku untuknya… Dan apabila kau telah mempertemukan kami.. jadikan cinta itu tumbuh karena cintaMu, pancaran cahayanya berasal dari pancaran cahaya cintaMu....amin ya Robbal ’alamiin
Wallahu’alam bisshawab…
Menanti Sang Revolusioner
Oleh: Rabia’ah Al-Adawiyah
November 2002
Mujahidku, apa kabar?
Semoga saat ini engkau baik-baik saja
Penatku, penatmu saat ini semoga tetap di jalan-Nya
Semoga mendung ini kau nikmati juga
Supaya kau merasa sejuk setelah seharian bercampur debu
Mujahidku…
Aku rindu dalam rindu-rindu tentang takdir kita
Semoga saat ini Penghulu kita menjagamu,
Melindungimu di jalanan yang terik atau di lautan yang berdebur…
atau… bahkan di musim yang berbeda?
Aku tak pernah tahu
Namun, tahukah kau? Aku selalu yakin akan skenario-Nya
Mujahidku…
Semoga saat ini Dia menjaga hatimu, mata, pendengaran
Jiwamu, semuamu…. (ehmmm!) untukku!
Pun aku, semoga Dia membantuku untuk menjaga kehormatanku, jiwaku… jasadku, semuaku… untukmu! Karena-Nya semata.
Mujahidku… tahukah kau?
Saat ini aku berdoa untuk keselamatanmu
Semoga saat ini engkau masih teguh dijalan yang Ia bentangkan untukmu
Mujahidku…
Saat penat-penat pikir dan jasad begitu menggila
Saat kumparan-kumparan dakwah ini mengajak kita berputar bersamanya…
Sungguh, aku hanya berharap DIA ridha atas apa yang aku dan engkau lakukan (meskipun kau entah dimana)
Mujahidku, entah kau di mana…
Aku tak hendak melukis jasadmu,
Aku tak hendak mereka-reka, menebak-nebak tentangmu!
Sebab mujahidku… tahukah kau?
Aku mencintaimu sebelum mata ini memandang, sebelum telinga ini mendengar
Sebelum hal-hal fisik merusak semua ketulusanku atas siapapun kau!
Dan aku… ingin menjaganya tetap begitu: SEDERHANA
Ah, Mujahidku… semoga kaulantunkan doa yang sama pada Pemilik kita
Sebab takdirku dan takdirmu ada di genggaman-Nya
Dan kita? Tak pernah tahu
Mujahidku…
Dalam sujud-sujud panjangku, aku merayu-Nya,
Menyelipkan doa semoga aku pantas mendampingimu
Entah… siapa kau, dimana saat ini adamu… namun…
Ada hormat, ada rindu, kepercayaan,
Yang memberiku selaksa energi tulus
Mujahidku, sungguh aku hanya ingin menjaga diriku, jiwaku
Mempersiapkannya… menempanya
Agar jika suatu saat DIA berkehendak, dan membuat skenario tentang kita,
Aku telah siap mendampingimu
Dan kita akan tapaki jalan dakwah yang kita pilih dan kita cintai
Hingga hanya Allah muara akhir semua cita
14 Ramadhan 1423
Untuk seseorang yang dijanjikan Allah, disaat yang hanya Allah mengetahuinya.
Thursday, 11 December 2008
matahariku in memoriam....
Setiap kali kulihat ada yang mirip dengan wanita berwajah teduh yang teramat dekat denganku, setiap kali itu pikiranku mengembara jauh, bersama hati ia mengantarkanku pada sebuah kenangan manis. Antara aku dan dia. Aku dan nyanyik (nenek).
Aku cucu yg paling dekat dengannya. Bahkan sejak tak lagi minum ASI, aku selalu tidur dengannya. Tidur disampingnya adalah kehangatan ketika ia mengelus keningku dan merapikan selimutku. Tidur bersamanya adalah ketenangan ketika doa-doa rutin itu ia lantunkan. Beliau membaca ayat kursi dan 3 surat terakhir di jus30, lalu mengajakku membaca doa sebelum tidur. Tidurku selalu lelap selalu nyenyak.
Setiap kali kupandangi wajah teduh itu….membuatku ingin tersenyum dan mencium pipinya, setiap kali kulakukan itu, ia tertawa terkekeh dan membalas menciumku….Dimatanya selalu kutemukan cahaya harap berpendar layaknya sebuah cahaya matahari yg kutemukan di pagi hari. Memberi kekuatan untuk bisa tersenyum pada hari. Yg kutau saat itu, kehangatan dan ketenangan merasuk dlm relung jiwaku ketika pelukan itu terbuka untukku. Dimatanya kutemukan airmata saat ia melihatku berlari-lari kecil mengambil mukena dan pergi ke musola depan rumah. Sepulang dr sana, senyuman penuh cinta itu menyambutku…dan ia mulai mencium keningku. Seketika ada wangi berbeda dr tubuhnya yg hingga saat ini msh dpt kurasakan jika aku memejamkan mata dan berharap ia hadir disana.
Pernah suatu kali aku masih sj bermain ketika adzan magrib berkumandang. Beliau memanggilku dan menyuruhku cepat2 pergi ke musola. Aku yg saat itu sedang asyik, merasa tak suka dan tak mengiyakan. Terus saja aku memotong-motong daun2 yg diumpamakan sayur2an untuk dimasak…tiba2…beliau menangis. Aku kaget…sekaligus takut. Menyesal tlh membuatnya menangis seperti itu. Langsung saja cepat2 kubereskan semua perlengkapan bermainku dan siap2, lalu pergi ke musola.
Darinya aku belajar hidup sederhana. Darinya aku belajar hidup hemat. Bersedekah pada sesama, ia selalu menyisihkan satu canting setiap memasak 4 canting beras. Menaruhnya dlm kantung dan setiap minggu diberikannya pada tetangga. Beliau tak seperti nenek2 pada umumnya, ia jarang berkata-kata. Tapi cinta itu kurasakan penuh. Tak perlu kata-kata, tak perlu ucapan. Ia mengalir lewat tatapan mata dan sentuhan hangat. Sekali ia menasehatiku panjang lebar. Aku tak tau benar apa sebabnya. Yang kuingat saat itu diakhir kalimatnya beliau bilang,
“cari teman yg baik, supaya kita jg jadi baik.” Kata-kata yang ternyata ada haditsnya itu selalu terngiang hingga kini dan mjadi warning untukku setiap kali memilih teman dan lingkungan bergaul.
3hari setelah idul adha. Kuingat peristiwa itu….11tahun yg lalu. Pukul 03.00 dini hari. Abi membangunkan kami semua. Sosok yg teramat dekat denganku itu terbaring lemah sejak 2hari yang lalu (beliau masih sempat ikut shalat ied)... Tubuhnya yang memang kurus, menjadi lebih kurus. Dan subuh itu, aku disampingnya, bersama seluruh keluarga besar dan seorang dokter. Abi menyuruh kami mengaji disampingnya. Lantunan ayat suci Al-quran itu mengalun bersama nafasnya yang pelan satu-satu. Sesekali kulirik ia, wajah itu teramat pucat…tapi sungguh, tetap kutemukan keteduhan disana. Satu persatu anak2 dan menantunya minta maaf. Tiba2 saja rasa takut itu hadir. Nyanyik mau meninggal…bisik hatiku polos saat itu. Sungguh tak mampu kutahan airmata yg tiba2 saja memaksa keluar. Bersama tangisan seluruh keluargaku, Bersama dua kalimat syahadat yg dibimbing oleh abi dan airmata terakhir yg menetes dipipinya, mata teduh itu kian lama kian menutup.. Nyanyik….berpulang ke rahmatullah, tanpa kata untukku, tanpa menitipkan pesan…..tapi kutahu, ia menitipkan cinta. Cinta yang tetap mengalir dan wajah teduh yg masih bisa kulukis dengan indah dalam memoriku.
aku selalu rindu tatapan itu, mata itu, wajah itu.....setiap kali permasalahan dunia membuatku sedih, setiap kali itu aku merindukan sentuhannya, kata2 sejuknya, dan pelukan hangatnya...kupejamkan mata berharap seraut wajah teduh itu terlukis disana, setiap kali itu pula ia hadir lewat senyum hangatnya. ia menatapku penuh cinta dan seolah berkata...."anak sholehah, kenapa nangis gini...?"
itu kata2 yg selalu diucapkannya dulu setiap kali aku menangis dan mengadu padanya. ah, nyanyik....kurindu semua itu. aku rindu kau memelukku saat ini, agar semua gundah dan sedih ini lenyap......
hari ini, kemarin dan kemarin2nya lagi....kulihat wajah teduh-wajah teduh lain yang begitu tulus sepertinya, membuat memoriku bersamanya menari-nari dalam benakku. Sampai kini aku masih dekat dengannya saat lantunan doa kusampaikan padanya. Aku yakin, beliau tau dan akan bahagia menerima doa dariku. Dari cucunya tersayang…..anum.
“Nyanyik sayang, tunggu anum di batas waktu….kurindu wajah teduhmu”…..amiin
Kenapa Wanita Menangis Tanpa Alasan
"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.
"Aku tidak mengerti", kata anak itu.
Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti".
"Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya,"Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"
"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.
Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis. Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"
Tuhan berkata: "Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "
"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "
"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "
"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya "
"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "
"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu"
"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan."
"Kau tahu: Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."
"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."
Artikel Muslimah - Tuesday, 14 November 2006
Kafemuslimah.com
Wednesday, 10 December 2008
jaga kehormatanmu wahai wanita muslimah
Wanita Berbeda Dengan Laki-Laki. Allah berfirman,“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Qs. Adz-Dzaariyat: 56)
Allah telah menciptakan manusia dalam jenis perempuan dan laki-laki dengan memiliki kewajiban yang sama, yaitu untuk beribadah kepada Allah. Dia telah menempatkan pria dan wanita pada kedudukannya masing-masing sesuai dengan kodratnya.
Dalam beberapa hal, sebagian mereka tidak boleh dan tidak bisa menggantikan yang lain.Keduanya memiliki kedudukan yang sama. Dalam peribadatan, secara umum mereka memiliki hak dan kewajiban yang tidak berbeda. Hanya dalam masalah-masalah tertentu, memang ada perbedaan. Hal itu Allah sesuaikan dengan naluri, tabiat, dan kondisi masing-masing.Allah mentakdirkan bahwa laki-laki tidaklah sama dengan perempuan, baik dalam bentuk penciptaan, postur tubuh, dan susunan anggota badan.
Allah berfirman,"Dan laki-laki itu tidaklah sama dengan perempuan.” (Qs. Ali Imran: 36)
Karena perbedaan ini, maka Allah mengkhususkan beberapa hukum syar’i bagi kaum laki-laki dan perempuan sesuai dengan bentuk dasar, keahlian dan kemampuannya masing-masing. Allah memberikan hukum-hukum yang menjadi keistimewaan bagi kaum laki-laki, diantaranya bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, kenabian dan kerasulan hanya diberikan kepada kaum laki-laki dan bukan kepada perempuan, laki-laki mendapatkan dua kali lipat dari bagian perempuan dalam hal warisan, dan lain-lain. Sebaliknya, Islam telah memuliakan wanita dengan memerintahkan wanita untuk tetap tinggal dalam rumahnya, serta merawat suami dan anak-anaknya.
Mujahid meriwayatkan bahwa Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha berkata: “Wahai Rasulullah, mengapa kaum laki-laki bisa pergi ke medan perang sedang kami tidak, dan kamipun hanya mendapatkan warisan setengah bagian laki-laki?” Maka turunlah ayat yang artinya, “Dan janganlah kamu iri terhadap apa yang dikaruniakan Allah…” (Qs. An-Nisaa’: 32)” (Diriwayatkan oleh Ath-Thabari, Imam Ahmad, Al-Hakim, dan lain sebagainya)
Saudariku, maka hendaklah kita mengimani apa yang Allah takdirkan, bahwa laki-laki dan perempuan berbeda. Yakinlah, di balik perbedaan ini ada hikmah yang sangat besar, karena Allah adalah Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.Mari Menjaga Kehormatan Dengan BerhijabBerhijab merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi setiap wanita muslimah. Hijab merupakan salah satu bentuk pemuliaan terhadap wanita yang telah disyariatkan dalam Islam. Dalam mengenakan hijab syar’i haruslah menutupi seluruh tubuh dan menutupi seluruh perhiasan yang dikenakan dari pandangan laki-laki yang bukan mahram. Hal ini sebagaimana tercantum dalam firman Allah Ta’ala:“dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya.” (Qs. An-Nuur: 31)
Mengenakan hijab syar’i merupakan amalan yang dilakukan oleh wanita-wanita mukminah dari kalangan sahabiah dan generasi setelahnya. Merupakan keharusan bagi wanita-wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam untuk meneladani jejak wanita-wanita muslimah pendahulu meraka dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam masalah berhijab. Hijab merupakan cermin kesucian diri, kemuliaan yang berhiaskan malu dan kecemburuan (ghirah). Ironisnya, banyak wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam keluar di jalan-jalan dan tempat-tempat umum tanpa mengenakan hijab, tetapi malah bersolek dan bertabaruj tanpa rasa malu. Sampai-sampai sulit dibedakan mana wanita muslim dan mana wanita kafir, sekalipun ada yang memakai kerudung, akan tetapi kerudung tersebut tak ubahnya hanyalah seperti hiasan penutup kepala.Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:“Semoga Alloh merahmati para wanita generasi pertama yang berhijrah, ketika turun ayat:“dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya,” (Qs. An-Nuur: 31)“
Maka mereka segera merobek kain panjang/baju mantel mereka untuk kemudian menggunakannya sebagai khimar penutup tubuh bagian atas mereka.”Subhanallah… jauh sekali keadaan wanita di zaman ini dengan keadaan wanita zaman sahabiah.Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa hijab merupakan kewajiban atas diri seorang muslimah dan meninggalkannya menyebabkan dosa yang membinasakan dan mendatangkan dosa-dosa yang lainnya. Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya hendaknya wanita mukminah bersegera melaksanakan perintah Alloh yang satu ini.Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Dan tidaklah patut bagi mukmin dan tidak (pula) bagi mukminah, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, kemudian mereka mempunyai pilihan (yang lain) tentang urusan mereka, dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Qs. Al-Ahzab: 36)Mengenakan hijab syar’i mempunyai banyak keutamaan, diantaranya:Menjaga kehormatan.Membersihkan hati.Melahirkan akhlaq yang mulia.Tanda kesucian.Menjaga rasa malu.Mencegah dari keinginan dan hasrat syaithoniah.Menjaga ghirah.Dan lain-lain. Adapun untuk rincian tentang hijab dapat dilihat pada artikel-artikel sebelumnya.Kembalilah ke Rumahmu“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu.” (Qs. Al-Ahzab: 33)Islam telah memuliakan kaum wanita dengan memerintahkan mereka untuk tetap tinggal dalam rumahnya. Ini merupakan ketentuan yang telah Allah syari’atkan. Oleh karena itu, Allah membebaskan kaum wanita dari beberapa kewajiban syari’at yang di lain sisi diwajibkan kepada kaum laki-laki, diantaranya:Digugurkan baginya kewajiban menghadiri shalat jum’at dan shalat jama’ah.
Kewajiban menunaikan ibadah haji bagi wanita disyaratkan dengan mahram yang menyertainya.Wanita tidak berkewajiban berjihad.Sedangkan keluarnya mereka dari rumah adalah rukhshah (keringanan) yang diberikan karena kebutuhan dan darurat. Maka, hendaklah wanita muslimah tidak sering-sering keluar rumah, apalagi dengan berhias atau memakai wangi-wangian sebagaimana halnya kebiasaan wanita-wanita jahiliyah.Perintah untuk tetap berada di rumah merupakan hijab bagi kaum wanita dari menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram dan dari ihtilat. Apabila wanita menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram maka ia wajib mengenakan hijab yang menutupi seluruh tubuh dan perhiasannya. Dengan menjaga hal ini, maka akan terwujud berbagai tujuan syari’at, yaitu:Terpeliharanya apa yang menjadi tuntunan fitrah dan kondisi manusia berupa pembagian yang adil diantara hamba-hamba-Nya yaitu kaum wanita memegang urusan rumah tangga sedangkan laki-laki menangani pekerjaan di luar rumah.Terpeliharanya tujuan syari’at bahwa masyarakat islami adalah masyarakat yang tidak bercampur baur. Kaum wanita memiliki komunitas khusus yaitu di dalam rumah sedang kaum laki-laki memiliki komunitas tersendiri, yaitu di luar rumah.Memfokuskan kaum wanita untuk melaksanakan kewajibannya dalam rumah tangga dan mendidik generasi mendatang.Islam adalah agama fitrah, dimana kemaslahatan umum seiring dengan fitrah manusia dan kebahagiaannya. Jadi, Islam tidak memperbolehkan bagi kaum wanita untuk bekerja kecuali sesuai dengan fitrah, tabiat, dan sifat kewanitaannya. Sebab, seorang perempuan adalah seorang istri yang mengemban tugas mengandung, melahirkan, menyusui, mengurus rumah, merawat anak, mendidik generasi umat di madrasah mereka yang pertama, yaitu: ‘Rumah’.Bahaya Tabarruj Model JahiliyahBersolek merupakan fitrah bagi wanita pada umumnya. Jika bersolek di depan suami, orang tua atau teman-teman sesama wanita maka hal ini tidak mengapa. Namun, wanita sekarang umumnya bersolek dan menampakkan sebagian anggota tubuh serta perhiasan di tempat-tempat umum. Padahal di tempat-tempat umum banyak terdapat laki-laki non mahram yang akan memperhatikan mereka dan keindahan yang ditampakkannya.
Seperti itulah yang disebut dengan tabarruj model jahiliyah.Di zaman sekarang, tabarruj model ini merupakan hal yang sudah dianggap biasa, padahal Allah dan Rasul-Nya mengharamkan yang demikian.Allah berfirman:“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu, dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti model berhias dan bertingkah lakunya orang-orang jahiliyah dahulu (tabarruj model jahiliyah).” (Qs. Al-Ahzab: 33)
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Ada dua golongan ahli neraka yang tidak pernah aku lihat sebelumnya; sekelompok orang yang memegang cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk mencambuk manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang, mereka berjalan melenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak bisa mencium aromanya. Sesungguhnya aroma jannah tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
Bentuk-bentuk tabarruj model jahiliyah diantaranya:Menampakkan sebagian anggota tubuhnya di hadapan laki-laki non mahram.Menampakkan perhiasannya,baik semua atau sebagian.Berjalan dengan dibuat-buat.Mendayu-dayu dalam berbicara terhadap laki-laki non mahram.Menghentak-hentakkan kaki agar diketahui perhiasan yang tersembunyi.Pernikahan, Mahkota Kaum Wanita. Menikah merupakan sunnah para Nabi dan Rasul serta jalan hidup orang-orang mukmin. Menikah merupakan perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya:“Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Qs. An-Nuur: 32)
Pernikahan merupakan sarana untuk menjaga kesucian dan kehormatan baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, menikah dapat menentramkan hati dan mencegah diri dari dosa (zina). Hendaknya menikah diniatkan karena mengikuti sunnah nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan untuk menjaga agama serta kehormatannya.Tidak sepantasnya bagi wanita mukminah bercita-cita untuk hidup membujang. Membujang dapat menyebabkan hati senantiasa gelisah, terjerumus dalam banyak dosa, dan menyebabkan terjatuh dalam kehinaan.Kemaslahatan-kemaslahatan pernikahan:Menjaga keturunan dan kelangsungan hidup manusia.Menjaga kehormatan dan kesucian diri.Memberikan ketentraman bagi dua insan. Ada yang dilindungi dan melindungi. Serta memunculkan kasih sayang bagi keduanya.Demikianlah beberapa perkara yang harus diperhatikan oleh setiap muslimah agar dirinya tidak terjerumus ke dalam dosa dan kemaksiatan dan tidak menjerumuskan orang lain ke dalam dosa dan kemaksiatan. Allahu A’lam.Referensi:Menjaga Kehormatan Muslimah, Syaikh Bakar Abu Zaid.
Penyusun: Ummu Uwais dan Ummu AimanMuraja’ah: Ustadz Nur Kholis Kurdian, Lc.
Artikel www.muslimah.or.id
Tuesday, 9 December 2008
pelajaran itu.....intifadha palestina

beberapa hr ini aku seperti disibukkan dg masalah dunia yg cukup mbuat kepala keliyeng2an (bahasa ap tuh num?)...pusing. bahkan hingga pagi ini, semua serba terburu-buru.
aku sedang buru2 ke gedung B fak pertanian swkt dpinggir jalan seorg ukhti menyapa dan memberikan sebuah bendera kecil. bendera palestina. ya Allah...tiba2 sj aku teringat...tgl 8 desember kemarin adl berulangnya hari intifadha palestina. salah satu peristiwa penting dalam perjuangan bangsa Palestina dalam melawan penindasan penjajah Zionist Israel.
seketika hatiku seperti mengejek diriku sendiri, wahai hamba...seberapa pentingkah urusan2 n masalah2 dunia hamba dbandingkan pjuangan saudara2 hamba di palestina sana??? sprt inikah kadar imanmu? disibukkan urusan2 dunia hingga hak2 Allah tak sepenuhnya kau tunaikan....bhkn seringkali yg ada hanya keangkuhan n ketidakpedulian. tak dengarkah engkau dg teriakan mengguncang dunia dr seorang mujahid itu:
"Hari ini adalah satu diantara hari-hari Allah yang tidak pantas di isi oleh kebanggaan dan keangkuhan. Ikhlaskanlah jihadmu dan tujulah Allah dengan amalmu karena hari ini menentukan hari-hari kedepannya!" (khalid bin walid)
ya...hari ini...harus hari ini karena esok adl misteri n kemarin adl masa lalu...hanya hari ini milikmu.
kupandangi bendera kecil itu. tiba2 hatiku membuncah. seberapa lama sudahkah kau lupa dg wajah2 lugu tak tau apa2 itu meregang nyawa??? lupakah kau dg semangat anak2 kecil, remaja tanggung melempari antek2 israel itu dg kerikil??? masih ingatkah kau dg seraut wajah teduh sang mujahid bernama Syeikh ahmad yassin. padahal syair indah itu mengalun menjadi tetesan2 sejuk dhati para generasi mujahid n mujahidah Allah
Raganya tak seperti kita
Namun semangatnya menembus semesta
Dari kursi roda mengguncang dunia
Untuk kemerdekaan Palestina
Darah membuncah menyirami dunia
Tubuhnya terhempas tercabik
Namun dia hidup di sisi Illahi
Dalam ni’mat abadi
(shoutul harokah)
bisikan tegas tp penuh cinta tiba2 terdengar begitu nyaring dihatiku
"bagaimana aku dapat tersenyum jika masjidil aqsa masih dikepung?
Aku malu terhadap Allah yg melihatku, disana masih ada saudara2ku yg menderita"
(sholahuddin Al-ayyubi)
wahai hamba...bercerminlah pd dirimu sendiri...belumkah mutiara kata itu mampu
mencambuk jiwa yg selama ini 'tertidur' lelap???
Monday, 8 December 2008
Engkau dekat...
KKL sambil jalan-jalan or jalan-jalan sambil KKL??? (part 6)
Perjalanan dilanjutkan….ternyata planning agrowisata dtambah satu lagi saudara2…Alhamdulillah…
Kita mo ke singaraja, tepatnya ke desa banjar. Disana ada agrowisata anggur… pas sampe
“sapa yang mau muntah siapin keresek
keresek!!!
sapa yang mau muntah siapin keresek
keresek!!!
sapa yg mau muntah mari kita lakukan, sapa yg mau muntah siapin keresek
keresek!!!”
buat yg ga tahan lagu ini bikin mereka muntah beneran (kadang2 tega banget tuh mereka)…
pagi hari di rumah makan. Lupa namanya apa,hehe….abis mandi, makan, ngcas hape dan beres2 disini kita langsung ke agrowisata salak pondoh jogja, pas sampe sana ujan deres banget….mana ngantuk luar biasa lagi, ya udah deh dipinggir tidur lelap (sama sekali ga tau apa yg diomongin mereka) bangun2 dibangunin dayang karna dah mo lanjut lagi pjalanannya….trus shalat dulu dan sempet beli salak pondoh (ceritanya nenek yg jual itu bilang td ada yg pesen tp ga diambil, ya udah aku yg jd beli), eh ga taunya kami bertiga (aku, dayang, sama resti) sempet ktinggalan bus, busnya dah jalan lumayan jauh…kita pada lari2 tuh ngejer bus. Ck…ck…ck…
1. ga ngantuk sama sekali
2. ga nyatet (hehe….maaf nggun, bukannya ga mau nyatet ini mah, tp emg ga ad yg dcatet)
3. ga ngeluarin duit untuk ikut pelatihan luar biasa kyk gini. Banyak banget ilmu yg didapet.
4. ga nyesel sempet di syuting dan photo2 bareng pak drajat, (hehe….apaan sih num)
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.”
dan QS Al fatir: 29-30
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi. agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”
Ya Allah…masukkanlah kami kedalam golongan orang2 yg beruntung itu. Amiin ya Robbal’alamiin…
Dampak dr mendengar pjelasan pak drajat adalah….kita2 yg tadinya ngantuk, lemes, letih, lesu, lunglai (akibat kurang darah itu mah…hehe) jd pada balik lagi semangatnya. Apalagi kak mus’ab (sesepuh kita di sosek,hehe….tuh kak, disebut namanya sama anum,hebat ga tuh??hehe) sepanjang pak drajat ngomong di depan dia sampe ga mingkem sama sekali (aku ma dayang jd ga bs nahan ketawa…..huehehe….maaf kak, just kidding). Trus dia langsung semangat photo2 sama sapi (hehe…semangatnya malah kesana, apa hubungannya ya?). ya mungkin ini salah satu hikmahnya kita KKL, bs dpt ilmu luar biasa kyk gini….ga akan takut dan menyerah deh dg cita2 selama ini (baru2 ini sebenernya)…jd seorang muslimah entrepreneur di bidang agribisnis….tssahhhh ….hehe…eit… amiin ya Robbal’alamiin.
Setelah semangat yg semula kendur itu muncul kembali…kita ke malioboro (pas banget nih semangat ….untuk belanja,hehe…), abis magrib kita rame2 menyusuri
ada kejadian lucu nih. Pas dayang lg milih2 baju batik untuk bapaknya, didepannya aku ngeliat banyak pernak2 tradisional khas jogja gitu….unik, lucu, bagus pokoknya….ya aku coba tawar tuh gelang (gelang dr bahan tikar tradisional itu loh), aku tanya sama penjualnya sambil ngangkat satu bundel (sekitar 30biji) gelang, mas ini lagi makan,
“mas, ini harganya berapa?”
“20ribu mbak.” Jawab dia sambil terus makan nasi bungkus
“5ribu ya.” Tawarku (1/4 harga
“ya.” Jawabnya singkat sambil ngangguk2 kayak ayam matuk…hehe…
ya jelaslah aku seneng banget, aku pilih deh 2 bundel (lumayan
“mbak….maksudnya 5ribu satu biji. Jd kalo 10ribu dpt 2biji.”
Olala….aku malu luar biasa deh. Mana diliatin kayak gitu lg sm tuh mas penjual….dia seolah2 ngomong dlm hati,
“maunya 5ribu 30biji…..ke laut aje sono..”
hehehe….ga segitunya kali num.
1 detik. 5 detik. 10 detik…..sekitar 30 detik terdiam (sambil pelan2 naruh lg tuh gelang, cak2nya milih2 lagi,hehe)……akhirnya aku ngomong (sebelumnya dah pasang muka sok ga peduli tuh),
“kalo gt, ga jd deh mas, ga apa2 ya?” aku ngomong gt tanpa ngeliat orangnya, malu….hehe
langsung deh aku ngibrit ke tempat dayang td milih2 baju. Ga apa deh malunya cuma sama mas penjual itu, ga kenal ini…hehe…
next…belanja dilanjutkan, kita nyerbu baju, celana, tas, de el el khas jogja…uang sampe ludes…des…des. Tapi ga apa, yang penting semua orang penting dalam hidupku kebagian oleh-oleh (hehe….). tp pas sampe di bus…ke bongkar semua deh kita2 yg katanya pada ketipu, misalnya harga baju yg bisa dtawar 20ribu eh ada yg beli 10ribu… celana yg 15ribu eh ada yg beli 7ribu 5ratus….ck…ck…ck. tp kalo aku bilang sih itu namanya bukan ketipu. Yg namanya tawar menawar itu, akan sah jika dan hanya jika:
1. ada penjual
2. ada pembeli
3. ijab qabul
jd kalo udah sepakat sm harganya (pembeli dan penjual cocok dg harganya), ya udah sah deh tuh jual beli, ga ada yg ketipu dan yg menipu….ya ga??? (wallahu’alam)
malamnya kita check in di hotel musafira. Dapet kamar paling ujung deket dapur. Jadi gampang kalo tiba2 laper (hehe…maksudnya???). ya disanalah terjadi reuni es em a…rata2 yg punya tmn sma trus kuliah di jogja langsung ketemuan gt, termasuk tmn2 dr smanstar dunk….ada dimas, ipun, yona, ardy (kaum adam semua ceritanya). Jd ya sampe lumayan malem banget, kita (aku, naris, amel sama anggun) ketawa2 ngedenger dimas dkk melawak (hehe…). Trus sempet photo2….
Pagi harinya kita beres-beres mo check out. Rencananya abis ke borobudur dan agrowisata terakhir (agrowisata buah naga) kita langsung pulang ke lampung (lampung, dah kangen banget nih…terutama sm masakan my mami-masakan rumah makan or hotel selama KKL ga ada deh yg bisa ngalahin- sungguh ini pengakuan jujur dr anakmu,hehe…).
Eh ddpn hotel ada willy (tmn sma jg), denger2 sih dia ini jd vokalis tim nasyid djogja…namanya kalo ga salah Baretha nasyeed (betul ga ya willy?hehe), dan sampe sekarang aku msh nunggu tuh VCD gratisnya…hehe…
Pagi yang mendung. Semendung hatiku hari ini. Disebabkan oleh baju KKL yg baru dibagikan. Bayangpun teman2, masa dpt yg tangan pendek…jd harus pake jaket kemana2…(ck…ck…cm gara2 baju bs bikin hati mendung?sule sih num,hehe…). Tp ternyata sampe borobudur gerimis (jd ada hikmahnya jg pake jaket, alhamdulillah). Jd ya kita liat2 dan naek ke atas borobudur disertai hujan rintik2, tp itu ga mengendurkan semangat kita untuk photo2 koq,hehe….pas mo ke bus (msh dijalan) qt keujanan. Ya lumayan basah kuyup. Ya Allah, kuatkan fisik kami…..
Dari sini kita langsung ke agrowisata buah naga. Lumayan paling sebentar kita denger penjelasan para petani disini, langsung lanjut perjalanan pulang. Yup…yup…yup…mlm dlm bus lagi…kita dah terbiasa, jd ceritanya ga ada yg mabok lagi (sebab utama karna ga ada jalan kelok2 lagi sebenernya). Akhirnya kita mo pulang….kurindu lampung, kurindu natar, kurindu Negararatu, kurindu baiti jannati, kurindu kamarku…..
Pelabuhan merak….ke pelabuhan bakauheni….kembali kumenginjakkan kaki di tanah kelahiranku ini….Alhamdulillah…. i’m back to home…..sampe rumah sekitar jam stgh2, disambut dg senyum hangat kedua orangtuaku dan ke-4 saudara2ku….
KKL oh KKL…..walau kau dipenuhi nuansa jalan-jalan…tp ilmunya jg ga kalah penuh. Alhamdulillah….semoga lulus dan dpt nilai A (amiin…kalian yg baca tulisan ini…doakan ya???musti, kudu, wajib, harus!!!hehe…),
_The end_ akhirnya....hehe
KKL sambil jalan-jalan or jalan-jalan sambil KKL??? (part 5)
Hari terakhir di pulau
Tp tenang num, hari ini kita mo ke bedugul!!! What….?bedugul?...tempat apaan ya?hehe….bedugul itu singkatan dari BErada di Deretan GUgusan aLam…itu kata beli wayan (ga tau deh bener apa boong…coz kurang U nya, harusnya
Kita mo ke agrowisata strawberry….Alhamdulillah….
Sebelumnya kita ke pasar baturiti. Pasar pertanian gitu. Subhanallah sayur2 dan buah2annya….besar-besar euy.
Next, kita sampe di pasar bedugul. Pas turun dr bus, langsung kerasa hawa dingin yang begitu alami (ga kayak dinginnya AC d dlm bus). Wahhh….menghirup udara dalam2 buat tubuh fres dan pikiran woke…hehe…eh…Alhamdulillah….
Kata budi disini banyak akhwatnya. Subhanallah iya….disini banyak perempuan yg pake jilbab. Mungkin sebagian besar muslim…Alhamdulillah. Penjual dsini juga luar biasa ramah dan sopan (ga kayak di sukowati pokoknya), jd nyaman belanjanya…(disini ngeborong plengkapan rumah tangga, kan calon ibu rumah tangga jd punya naluri untuk belajar apa2 yg jd keperluan ibu rumah tangga termasuk beli2 plengkapan masak, makan, de el el….hehe…apaan sih num) kita sampe lari2 ke bus karna kelamaan belanja busnya dah mo pergi. Bye…bye…pasar bedugul, pengalaman indah tak terlupakan deh untuk para penjualnya…
Kau tahu rumput2 yg melambai seirama hembusan angin
Bersama setiap satwa disana…..
Ia ruku’ pada Sang Khalik
Kau tahu air tenang yg permukaannya seperti menari
Bersama awan yg menjatuhkan titik2 hujan…..
Ia bertasbih disetiap irama dentingan riak dan rintiknya
Kau tahu pohon2 hijau indah diseberang
Bersama kabut tipis yg menghiasinya….
Ia memberi pesan pada manusia akan kekuasaan Rabbnya
Membuatku teringat pada firmanNya
Menggema bersama dzikir yg dilakukan seluruh semesta…
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS Al-Israa’ : 44)
hujan rintik2 itu semakin deras. Memaksa kami meninggalkan ekosistem bedugul bak surga dunia, nikmat indah dariNya….sekali lagi ini tempat terindah dan terfavorit di bali buatku. Disini untuk pertama kalinya sejak 3 hari di pulau bali, adzan terdengar begitu indah, membahana mengguncang bumi dan langit…Laa Haula Walaa Quwwataa Illaa Billah.
To be continued….
KKL sambil jalan-jalan or jalan-jalan sambil KKL??? (part 4)
Akhirnya kita tidur juga secara normal (2 hr ini
Subuh tiba. Jadi kangen denger suara adzan. Disini sama sekali ga kdengeran. Kalo dlampung mah sahut2an (ya bedalah num). yang ada suara anjing sahut2an….ngeri. ini nih satu lagi, ternyata di denpasar ini banyak banget ya anjingnya. Dimana2…didalam rumah, diluar rumah, djalan2…berseliweran.
Ba’da subuh, aku sama itul marathon di sekitar hotel. Merasakan suasana denpasar di pagi hari. Lumayan sepi (rame anjing,hehe). Kita keliling, wahh diliatin terus sm org2 sini. Mungkin langka kali ya orang2 sejenis kita ini,hehe…(emang jenis apa num?). setelah lumayan berkeringat, kita balik ke hotel. Satu kesimpulan lagi tentang bali…banyak banget patung dan pohon2 gedenya trus dikasih kain yg warnanya hitam, putih dan kuning. Kata beli wayan, ini untuk menetralkan. Menetralkan apa ya? Emmmm menetralkan…apa ya…..Hehe….lupa.
Ok. Sampe di hotel. Mandi. Makan. Dan siap-siap berangkat lagi…ceritanya, pas keluar dr kamar hotel, dkt tangga ada pengantin bali euy, sama photografernya kayaknya…trus dia minta photo brg tuh pengantin, ya udah deh dengan senang hati….(keesokan harinya, qta musti bayar tuh photo...10ribu euy!, yah...apalah daya)
Next… come on melanjutkan perjalanan KKL eh jalan-jalan kita. Tenang saudara2, hari ini kita mo ke kintamani, agrowisata jeruk. Nyambungkan dengan KKL kita?...good…good…good! so….berangkat!!!!
Bismillahirrahmnaanirrahiim……..
Di kintamani ada gunung yg gundul (katanya baru meletus, tp kurang tau jg ding), tapi nice view deh, apalagi danau di sampingnya….subhanallah…tp sayang kita ga kesana, coz agrowisata jeruknya ga disana. Ga masalah jg sih, kita sempet photo2 koq (hehe…), ini nih hasilnya….
Di agrowisata jeruk kita ngdengerin penjelasan dr para petaninya, dr awal pembibitan sampai ke pemasaran (ternyata jeruk dr sini dpasarkan sampai lampung jg loh….^o^.) btw, disini ada satu buah-buahan yg baru pertama kali kami temui…terong belanda. Rasanya kayak markisa gitu deh, tp ga asem, mnis-manis sepat…lumayanlah selagi gratis!huehehe…..
Dr sana, perjalanan langsung dilanjutkan. Kita mo ke ‘tenun galuh’…kurang paham juga kenapa tempat ini jd tempat tujuan, eh ternyata ini nih sejenis toko baju gitu (ga baju aja sih, ada pernak-pernik lainnya mungkin sejenis minimarket) ya mulai deh belanja…tp mahal-mahal, eh ternyata kata mbak operatornya diskon ½ harga. Ow…ow…ow…tp…tetep aja mahal (hehe….)
Ngomong2 ttg belanja nih, ada cerita lucu banget. Itu tuh si Anggun permata sari…pas belanja di Joger bener2 khilaf. Tanpa sadar dia menghabiskan uang 500ribu cuma untuk beli baju (ck…ck…ck…), trus pulang dr
Setelah melihat-lihat dan photo2 di belakang tenun galuh (ceritanya di belakang ada tamannya) kita langsung menuju atraksi barong di sebelah (di sebelah tenun galuh). Lagi-lagi nih, bule2 pada numpuk (numpuk? Emang baju numpuk?). Lumayan lama nunggu si barong keluar, deg-degan mungkin dia ya (hehe…), dan akhirnya datang juga!!! Sumpah deh ga ngerti apa yg mereka lakukan di depan
Lanjut….kita ke….tempat penjualan bed cover (gilee bener….nih KKL maksudnya apa coba?). ga berminat liat2 tuh bed cover, mending photo2 d sebelah (tmpt pjualan pernak-pernik gitu, ada layang-layangan, topeng, de el el).
dan shoping kita selanjutnya adalah....cincin pengikat hati (apa???), yah...begitulah, dg yakinnya beli wayan bilang, bagi yg punya pasangan lebih baik beli cincin disini karna akan mengikat hati masing2...(anum koq tumben ga protes??? diem aja....? ya gimana...la wong belum ada pasangan, jd masa bodo amat deh sama tuh cincin,hehe...), hal yg paling mbahagiakan di tengah terik matahari ini adalah...aku ketemu dg sobat lama....mamang es buah!!! subhanallah mamang...kita ketemu di bali (num...num...mamang yg ini teh beda...)
Kita lanjut ke ‘cening ayu’, itu loh pusat oleh2 bali. Bener2 nih KKL hari ini, full belanja…tp ya pd semangat. Beli kacang rahayu, brem, jenang, de el el…eia disini ada lulur bali titipan susan, murah nih…Cuma 12ribu 5ratus (dlampung 25ribu itu jg susah dapet yg asli_kata susan ini_), aq sms susan, dia pesen 8biji (gileee…banyak bener san!), tp aq cm bs nalangin beli 5biji, 1untuk nyoba sendiri (sampe rumah sempet diprotes kenapa cm beli satu,hehe…ternyata). Jadi deh pas dikasir diejek-ejek, “cie…cie…yg ngborong lulur.” Kt mereka tuh. Dah dbilang ini titipan. Masihh…aja.
Terus kita ke pasar seni sukowati. Belanja lagi…belanja lagi….yg ke agrowisata br satu, yg ke tempat belanja dah 4 kali selama di bali. Tapi berhubung katanya di sini murah2 (dengan kualitas yg juga murah katanya), ya semangat 45 deh padaan. Tapi…pengalaman di sukowati adalah pengalaman paling tidak meyenangkan selama KKL (saingan lah sama pengalaman mabok darat pas di Garut,hehe…), tragedi itu terjadi pas pertama masuk nih pasar…begini detailnya:
Mbak penjual : “ayo mbak, liat-liat dulu, mau cari apa? Pilih-pilih dulu nanti kita pastikan harga.” Suara khas
Aku : (tertarik untuk melihat baju2nya)”liat-liat dulu ya mbak?”
Mbak penjual : “iya liat-liat dulu, pilih-pilih nanti warnanya macam-macam”
Aku : “plastiknya boleh dibuka mbak? (disini semua bajunya dlm plastik, jd ga tau bahannya tebal atau tipis”
Mbak Penjual : “iya boleh, mbak mau pilih yang mana?”
Aku : (ternyata bahannya tipis banget.
Mbak Penjual : “kita sepakat dulu harganya, nanti dipilih mau yang mana” suara itu meningkat satu oktaf.
Vita : “gey, cari tempat laen yuk?”
Aku : “Makasih ya mbak, mo kesana dulu”
Mbak penjual : “ga bisa gitu, mbaknya sudah buka-buka, sepakati dulu harganya, mbaknya sudah buka-buka. bla..bla…bla…”
Astaghfirullah’aladzim…suara itu meningkat 2x lipat. Marah rupanya nih mbak penjual. Ga berenti2 lagi dia ngomong. Di lampung, ga pernah aku temuin penjual kayak gini.
Aku : “ya sudah…biar saya lipat lagi” (pake logat bali nih ceritanya, kebawa suasana dg mbak ini,hehe…)
Mbak Penjual : “yang rapi lipatnya, mbaknya dibilang pilih-pilih dulu malah mau pergi. Dilipat yang benar! Bla…bla…bla…”
Aku : (Masyaallah nih mbak, ga berenti2 ngomelnya….sabar…sabar num) aku terusin tuh pekerjaan melipat baju, sambil diam seribu bahasa (abisnya masih ga habis pikir dg penjual satu ini, koq ada ya….)
Mbak penjual : pilih-pilihlah dulu. Mbaknya mau yang mana?”
Aku : (wahhh…luar biasa, langsung berubah gitu nada suaranya, turun langsung 4 oktaf) aku geleng-geleng kepala. Lembut banget. Walau gimana pun dah ga sreg mo belanja di sini. Gratis juga ga mau, yakin. Yg namanya bisnis berdagang itu diutamakan tuh customer service…soalnya, berdagang juga bisa bernilai ibadah, penawaran dilakukan dengan santun, sopan, jujur, tidak mengada-ada.
Tiba-tiba….mbak penjual itu menarik bungkusan plastik isi tuh baju dr tanganku dengan kasar. Aku jelas kaget.
Mbak penjual : sini! Lipat baju yg rapi. Mbaknya ga mau pilih-pilih, sudah buka-buka mau pergi gitu aja…bla…bla…bla….
Sudah ga kudengarkan lagi tuh omelan. Rasanya pengen aku balik ngomel (belum tau nih orang gimana kalo orang lampung dah marah!)…Astaghfirullah’aladzim…sabar…sabar. Cukup diam, trus pergi dr sini num….sampe di ujung belokan…huffff akhirnya…. Kesan pertama begitu mengecewakan…aku dah ga mood mo belanja nih. Tp inget era, aat sama havez, mo beliin mereka baju…ya liat nanti aja lah…
Aku cari vita ma eni yg ninggalin gt aja, mereka lg nawar2 belanjaan, eh pas aku cerita, mereka ga tau tragedi tadi coz kirain aku dah nyusul di belakang mereka. Dasar….langsung pergi gitu aja rupanya. Ga tau apa temennya td diserang…(hehe…sule sih num)
Akhirnya dapet jg oleh2nya (cukup mencerminkan nih oleh2 asli dari bali,hehe…). Untuk era, aat, havez, mami, ajeng, ami, kiay pusat sama titipan papahnya susan (lumayanlah, diliat2 sih bagus dan kualitasnya lumayan). Cukup segini aja, sisanya kita beli di jogja….lagipula abis ini kita mo ke pantai sanur….Yippiii….eits… Alhamdulillah…
Dah di pantai sanur. Bentar lagi magrib. Ya ga buang2 waktu lg, kita photo2…. Subhanallah pokoknya, pantai ini indah banget…(tapi sayang, ga sempet bikin puisi,hehe..), dah magrib kita pulang ke hotel. Ternyata dayang, resti, arif, budi sm tris lg ke masjid di sanur. Huwwaaa…..koq ga ngajak2 sih, hiks…..pas mereka dah ke bus, cerita kalo masjidnya gede dan bagus banget….tu
Sampe di hotel. Sekitar jam8 mlm, kita ke gramedia (sekitar 200 m dr hotel). Ya biasa….kalo anum dah ke toko buku, serasa pengen semua buku diborong…pas di detik2 terakhir nih ‘nikita plaza’ mo tutup. Cpt2 aku pilih satu buku (ceritanya sampe rumah br sadar kalo nih buku ‘beda’. Wahhh…kebiasaan ga liat2 dulu sapa pengarang dan penerbitnya. Astaghfirullah’aladzim. 45ribu melayang begitu saja (coba beliin bukunya ibnul qayyim aljauziyah or amru khalid or aidh al qarni or daud rasyid, or penulis2 luar biasa lainnya yg udah jelas2 salafushalih), ya ambil hikmahnya aja lah-nasi sudah menjadi bubur-jadikan bubur itu tetep enak dimakan dg terus berhati-hati milih2 buku ttg islam.
Malam terakhir di pulau
Kembali bersambung…..sabar, sabar (hehe…)